Bambanglipuro, IPMDIY.ID – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah mengadakan KONPIWIL  di  SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro pada hari Sabtu-Ahad, 29 Februari – 1 Maret 2020. Pada Konpiwil IPM DIY kali ini mengangkat tema ”Pelajar Berdaulat: Natas, Nitis, Netes” . Ketiga kata tersebut memiliki makna : Natas; Menyadari keberadaan Tuhan, Nitis; bersama Tuhan Kita Hidup, Netes; Bersatu kepada Tuhan kita kembali dan bersama dengan asma wa sifatNya, yang tentunya meliputi religiusitas, ketrampilan dan kecerdasan kita beraktivitas, sehingga dalam gerakan IPM DIY, tersirat harapan untuk senantiasa menjadi Insan Kamil.

Pembukaan Konpiwil IPM DIY ini, dihadiri oleh Asisten III Bupati Kabupaten Bantul, Ketua PDM Bantul, Ketua Umum PP IPM, dan Pimpinan Daerah IPM Se-DIY, Pimpinan Cabang hingga Pimpinan Ranting Se-DIY, dan juga tamu-tamu undangan lainnya.

“Sudah seharusnya pelajar menjadi subjek dari pembangunan ekonomi, pelajar masa kini harus sadar potensi dan mandiri agar bisa bersaing dan berguna bagi masyarakat.” ungkap Ahmad Hawari Jundullah dalam sambutannya, selaku Ketua Umum PW IPM DIY.

Hafizh Syafa’aturrahman, Ketua Umum PP IPM dalam sambutannya mengajak para peserta Pembukaan Konpiwil IPM DIY untuk menjadi manusia yang bisa memanfaatkan potensinya.

“Mudah-mudahan dalam KONPIWIL ini bisa menghasilkan ide, gagasan serta rumusan dari pergerakan secara nasional,” kata Hafizh.

Agus Amarullah, wakil dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bantul menuturkan dalam sambutannya bahwa ada tiga langkah penting yang harus diambil oleh kader IPM. Pertama, belajar, Kedua, tumbuhkan rasa percaya diri dan mengurangi sifat keraguan, Ketiga, jangan lupa untuk ibadah dan berdoa.

Sambutan terakhir, sekaligus sosok yang membuka Konpiwil IPM DIY kali ini, Ir. Pulung Haryadi, M. Sc. selaku Asisten III Bupati Kabupaten Bantul yang mewakili Bupati Bantul turut memberikan sambutannya. Beliau mengungkapkan bahwa masalah utama IPM adalah kadernya.

“Sosok kader dituntut memiliki karakter, baik itu karakter Spriritual maupun Rasional.” pesannya pada para peserta. (Inas)