Sumber: PD IPM Kulonprogo

Galur, IPMDIY.ID – Di Indonesia, terlebih di Yogyakarta, menstrual hygiene masih jarang didengungkan. Karena itulah, Ipmawati Goes to Shobat Ranting Sabtu (1/2) ini mengangkat “Menstrual Hygiene” sebagai topik bahasan, dengan Ibu dr. Renny, Mitra Unala sekaligus Kepala Puskesmas Panjatan 2 sebagai pemateri. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bidang Ipmawati Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kulon Progo bekerjasama dengan Lembaga Program Layanan Kesehatan Ramah Remaja Unala dan bertempat di MBS Al Manar Putri Galur Kulon Progo.

Dalam paparannya, dr. Renny terlebih dahulu menjelaskan tentang mengapa seseorang bisa dikatakan sebagai remaja, yaitu karena dia sudah mengalami masa pubertas. Pubertas adalah terjadinya perubahan fisik yang di tandai dengan menstruasi pada perempuan dan mimpi basah pada laki laki. Secara mental remaja belum memiliki emosi yang stabil, secara sosial sudah mandiri namun secara ekonomi masih membutuhkan orangtua.

Lalu, dr. Renny melanjutkan bahasan tentang kesehatan reproduksi remaja. Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu keadaan fisik, mental dan sosial yang utuh bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan dalam segala aspek dalam segala hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi, fungsi serta prosesnya,

“Pengetahuan kesehatan reproduksi itu penting, agar remaja memahami fungsi organ reproduksi dan memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan organ-organ tersebut. Juga bertujuan untuk menghindari resiko seksual,” ungkap beliau.

Haid memiliki arti penting bagi kaum hawa, mulai dari indikasi masa kesuburan hingga kesehatan rahim. Tak heran, banyak wanita yang mungkin khawatir jika mengalami keganjilan ketika menstruasi, mulai dari kram dan nyeri di hari pertama.

Sumber: PD IPM Kulonprogo

Dari Unala sendiri memandang, sebagian besar wanita mengalami ketidaknyamanan selama menstruasi, dan lebih dari setengahnya mengalami rasa sakit menjelang atau beberapa hari pertama saat menstruasi. “Biasanya, nyeri perut selama menstruasi adalah hal yang normal. Namun, jika rasa sakit yang dialami terasa berlebihan, bahkan sampai menyebabkan Anda harus bolos sekolah, atau membuat Anda kesulitan dalam beraktivitas, mungkin diakibatkan oleh penyebab lain yang lebih serius,” papar dr. Renny. (admin)