ipmdiy

#PELAJARBERDAULAT

Resmi dibuka, GKR Berikan Sambutan Pada Musywil
Kabar IPM

Musywil IPM DIY Resmi Dibuka, GKR Condrokirono Berharap IPM DIY Jadi Contoh Bagi Pelajar DIY

Musywil IPM DIY Resmi Dibuka Untung Cahyono Secara Daring

IPMDIY.ID., YOGYAKARTA – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PW IPM DIY) menggelar Musyawarah Wilayah (Musywil) IPM DIY yang dilaksanakan secara hybrid, yakni diadakan di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta dan diadakan melalui Zoom Meeting pada Sabtu (05/06/2021). Musywil IPM DIY pada periode ini mengusung tema “Ngesthi, Ngasta, Ngawula”.

Ahmad Hawari Jundullah Ketua Umum PW IPM DIY menjelaskan terkait tema Musywil, bahwa IPM DIY sebagai organisasi pelajar yang mengangkat budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi senjata utama.

“Tak hanya itu saja, dengan menyongsong budaya sebagai gerakan inti, maka kegiatan dakwah bisa dilakukan melalui corong budaya. Setiap kader pimpinan daerah nantinya bisa bergerak melalui potensi daerah masing-masing, bagaimana kita mengangkat potensi olahraga maupun seni karena kita bisa berdakwah tanpa harus melalui mimbar saja,” ujar Jundul.

Dalam kesempatan kali ini, GKR Condrokirono (Putri Kedua Sri Sultan HB X) turut memberikan sambutannya melalui video yang ditayangkan secara daring. Beliau mengungkapkan jika sudah selayaknya kita berbangga ketika PW IPM DIY melaksanakan Musywil dengan mengusung tema nesti nasto kawulo yang jelas titik budaya karena budaya adalah pengikat dan pemersatu utama dalam menghadapi berbagai terpaan zaman.

“Kraton Yogyakarta sebagai instutusi budaya yang memiliki ekstitensi dalam kehidupan masyarakat tetap beruapaya agar nilai-nilai budaya adiluhuhng tetap hidup dan tercermin dalam masyarakat. di era global, bukan sesuatu yang sederhana untuk mentransformasikan nilai-nilai budaya di era ini,” ungkap GKR Condrokirono.

Beliau juga berpesan PW IPM DIY sebagai organisasi pelajar sudah selayaknya menjadi contoh dan bisa berkolaborasi dengan organisasi pelajar sehingga menjadi warna bagi pelajar dan masyarakat.

“Semoga dengan terlaksananya kegiatan ini, PW IPM DIY dapat menjadi contoh bagi pelajar di DIY mauapun di kancah nasional, mengingat DIY ini merupakan kota pelajar. Semoga Musywil IPM DIY bisa menghasilkan dasar pemikiran yang berbasis budaya,” tuturnya lagi.

Untung Cahyono, perwakilan dari Pimpinan Wilayah Muhamamdiyah (PWM) DIY mengingatkan karena periode kepemimpinan PW IPM DIY ini relatif pendek, maka harus selalu diperhatikan seksama posisi tiap anggota pengurus sebagai mahasiswa dan pelajar, dengan demikian terjadi keseimbangan antara belajar dalam akademik maupun organisasi.

“Ajang estafet kepemimpinan ini mampu memperhatikan maksimal untuk perubahan. Jangan sampai ketidakmulusan dalam estafet kepemimpinan. semakin banyak pengalaman berorganisasi semakin banyak pula pengalaman yang bagus ketika memimpin Muhammadiyah,” kata Untung sekaligus meresmikan pembukaan Musywil PW IPM DIY 2021. (*inas)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *