IPMDIY.ID, Yogyakarta – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PW IPM DIY) telah menggelar ngobrol bareng dengan media IPM se-DIY pada hari Sabtu (8/1) di Aula PT. Bummy Harapan Ummat (Burharum) komplek Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY. Rangkaian kegiatan ini diawali sesi Perkenalan, Cerita tentang media IPM, Sharing Group Discussion (SGD), dan Penutup.

PW IPM DIY juga mengundang Direktur Lembaga Media Pimpinan Pusat (PP) IPM sekaligus Anggota bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan (PIP) PW IPM DIY yaitu Ulima Nabila Adinta atau bisa disapa Ulima, Nabila, dan Dinta. Tentunya akan dikupas lebih dalam.

Sebelum bercerita, Nabila pun sontak bertanya masih sesuai kondisi media IPM di era sekarang. Nah rupanya setelah dilihat ternyata cara kinerja pun masih konvesional. Nabila menyampaikan mulai ada pembenahan salah satunya dengan Adopsi Tiru Modifikasi (ATM) yang ada di organisasi kampus sekarang dari masalah teknis juga administrasi sudah digital saat COVID-19 belum ada.

“Cara kinerja kita aja masih berantakan bahkan belum ada bayangan sama sekali, sebenarnya fleksibel tapi kadang dikejar deadline,” ucapnya.

Nabila sempat singgung Content Planning, ternyata beberapa hal yang harus disiapkan mulai dari Email perorangan tim media, Google Drive (buat folder sesuai kebutuhan), Brief Konten, dan Schedule Time via Google Jobs.

Setelah dijelaskan, ada beragam tanggapan dari tim media IPM DIY. Reaksi mulai mengeluh ribet hingga tidak paham sama sekali dengan penjelasan itu. Nabila menyarankan lebih baik sejak awal ribet tetapi kedepan membuat kerja lebih efisien dan praktis.

SGD menjadi puncak keseruan acara ini. Mulai dari stalking media sosial milik PP IPM, PW IPM DIY, dan PD IPM Se-DIY. Sembari stalking tersebut, Nabila juga masukan dan mendorong untuk terus berinovasi dalam membuat konten edukasi untuk pelajar.

“Pertemuan awal ngobrol bareng dengan tim media PD IPM se-DIY juga media PW IPM DIY terutama buat silaturahmi serta kedepan bisa kolaborasi bersama jika nanti ada project bersama,” ujar Dhio Dhafin Hannandra Ketua Bidang PIP PW IPM DIY. *(Eric)