IPMDIY.ID, Madurejo – PW IPM DIY mengadakan pembukaan PDPM III pada hari Kamis (14/4) di Desa Madurejo, Prambanan, Sleman. Pembukaan PDPM III ini dihadiri oleh Kepala Desa Madurejo, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Madurejo, peserta PDPM III PW IPM DIY, tokoh masyarakat, dan Ketua LPCR PP Muhammadiyah. Selain pembukaan acara ini dibarengi buka puasa bersama dan Tabligh Akbar Ramadhan yang diisi oleh Ayahanda H. Muhammad Jamaludin Ahmad, S.Psi.

Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PW IPM DIY) menyelenggarakan Pelatihan Da’i Pelajar Muhammadiyah (PDPM) III pada Kamis sampai Ahad 14 – 17 April 2022 dengan tema “Dakwah Inklusif Pelajar Berdaulat”.

Ketua Umum PW IPM DIY, Racha Julian Chairurrizal, mengapresiasi seluruh elemen mulai dari PRM Madurejo, Balai Desa Madurejo, tokoh masyarakat, dan Pimpinan Daerah (PD) IPM Sleman karena telah membantu selama acara berlangsung.

Racha juga menambahkan, semangat yang dibawa oleh panitia PDPM III ini mengingat IRM berubah menjadi IPM kita kehilangan ketertarikan merawat masjid. Sayangnya kita kehilangan semangat menghidupkan ranting-ranting yang ada di masjid, padahal kita pernah berjuang bareng dengan masyarakat khususnya yang berusia pelajar, salah satunya melalui masjid tersebut.

“PDPM III dengan konsep mubaligh hijrah ini adalah saatnya menghidupkan kembali masjid di ruang gerak IPM,” jelasnya.

Sumadi, Kepala Desa Madurejo mengucapkan terimakasih untuk PRM Madurejo dan PW IPM DIY telah mempercayai kami sebagai tuan rumah PDPM III tahun ini.

“Semoga acara PDPM III ini bisa membawa manfaat masyarakat madurejo menjadi suatu wadah yang selalu bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan Pemerintah Desa Madurejo,” terangnya.

Ketua PRM Madurejo, Basirun mengucapkan terimakasih sudah memberikan kepercayaan kepada kami untuk menggelar acara besar salah satunya PDPM III PW IPM DIY.

“Masjid binaan kami bisa kalian manfaatkan untuk meningkatkan kualitas dakwah salah satunya dengan mengajar Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) sembari belajar bersama warga Madurejo,” terusnya.

Muhammad Jamaludin Ahmad, Ketua Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting Pimpinan Pusat (LPCR PP) Muhammadiyah menyampaikan beratnya kita selama 2 tahun dalam menghadapi pandemi COVID-19. Delima yang kita alami pun banyak salah satunya menemani anak daring dirumah. Berat amanah mengajari anak tingkat dasar apalagi tingkat sekolah lainnya lewat daring.

“Mari pandemi ini hamper selesai, hati-hati tetap protokol kesehatan, ingat COVID-19 di Cina makin beertambah, menguatkan menggembirakan diri dan umat serta optimis dalam kehidupan selanjutnya,” lanjutnya. *(Eric)